
Santri DSPM Siap Berkompetisi di Olimpiade Madrasah Indonesia 2025
Aceh Besar, 11 September 2025 — Semangat berprestasi terus digelorakan oleh santri Dayah Samudera Pasai Madani (DSPM). Tahun ini, mereka kembali ikut serta dalam ajang bergengsi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 yang digelar Kementerian Agama RI. Ajang ini menjadi sarana penting untuk menumbuhkan daya saing di bidang sains sekaligus menanamkan jiwa peneliti sejak dini.
Dari DSPM, sebanyak 17 santri siap tampil. Rinciannya, 6 santri MTs dan 11 santri MA pada cabang olimpiade sains, serta 3 tim riset yang mengangkat isu-isu seputar ekologi dan sosial di lingkungan madrasah, termasuk penelitian mengenai eco-enzyme dan problematika sosial di kalangan pelajar.
Sesuai aturan, peserta MTs DSPM mengikuti seleksi tingkat Kabupaten Aceh Besar yang dipusatkan di MIN 8 Aceh Besar, Peukan Bada. Sementara itu, peserta MA DSPM bersaing di tingkat Provinsi Aceh yang digelar di Ruhul Islam Anak Bangsa (RIAB), Banda Aceh.
Sebelum berangkat ke arena kompetisi, para santri lebih dulu melewati proses seleksi internal di dayah masing-masing bidang. Setelah itu, mereka dibimbing secara intensif di Laboratorium Komputer DSPM melalui program pendalaman materi dan simulasi olimpiade yang berlangsung lebih dari dua pekan. Pola pembinaan ini menjadi cerminan kesungguhan DSPM dalam menyiapkan generasi yang siap berkompetisi sekaligus berkontribusi.
Koordinator Ekstrakurikuler DSPM, Iqbal Azis, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kerja sama semua pihak. “Dengan dukungan bersama, kami berharap OMI ini menjadi batu loncatan bagi para santri. Bukan hanya untuk meraih prestasi di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional, tetapi juga untuk memperkaya analisis, kreativitas, dan kepedulian mereka terhadap lingkungan sekitar,” ungkapnya.
Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 17 September 2025. Walau hasilnya belum terlihat, optimisme tetap terjaga. Bagi DSPM, keikutsertaan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan ikhtiar nyata dalam mencetak kader ilmuwan muslim yang mampu mengharumkan nama dayah di panggung pendidikan nasional.



