
Dayah Samudera Pasai Madani Ikuti Bimtek Kurikulum Berbasis Cinta: Komitmen Penguatan Mutu Pendidikan Berbasis Nilai
Aceh Besar – 1–2 Agustus 2025
Sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat kapasitas kelembagaan dan meningkatkan kualitas pembelajaran, Dayah Samudera Pasai Madani, melalui satuan pendidikannya yaitu Madrasah Aliyah Samudera Pasai Madani, turut serta dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Deep Learning dalam Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar bersama K2MA ini berlangsung selama dua hari di Aula Dekranasda Aceh Besar.
Bimtek dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Besar, H. Saifuddin, SE, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya inovasi dalam dunia pendidikan, khususnya pada lingkungan madrasah. “Kurikulum Berbasis Cinta adalah pendekatan strategis yang tidak hanya mencetak siswa yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, emosional, dan spiritual,” ujarnya.
Sinergi dan Pembelajaran Bermakna
Kepala Madrasah Aliyah Samudera Pasai Madani, Ustaz Rahmat Ashari, BA., MA., menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. Menurutnya, Bimtek bukan hanya menjadi wadah untuk meningkatkan pemahaman teknis para pendidik terhadap kurikulum baru, tetapi juga sebagai ruang silaturahmi dan sinergi antar madrasah.
“Melalui forum ini, terjadi tukar gagasan dan pengalaman yang berharga antar kepala madrasah, wakakur, dan guru pengampu mata pelajaran. Diskusi pendidikan yang hidup dan reflektif sangat dibutuhkan untuk membangun ekosistem pendidikan yang dinamis dan bernilai,” jelasnya.
Ikhtiar Serius Menuju Madrasah Bermutu
Partisipasi aktif Dayah Samudera Pasai Madani dalam Bimtek ini merupakan bagian dari langkah nyata dalam menyongsong peningkatan mutu kelembagaan. Dengan pembekalan yang diterima, para guru dan pimpinan akademik semakin siap dalam mengimplementasikan kurikulum yang mengedepankan nilai, cinta, dan pembelajaran bermakna.
Kami percaya, bahwa kualitas lembaga tidak semata diukur dari pengakuan administratif, melainkan dari proses panjang yang dibangun dengan ketekunan, kolaborasi, dan integritas. Upaya peningkatan mutu yang berkelanjutan di Dayah Samudera Pasai Madani—baik di jenjang MTs maupun MA—dilakukan secara terarah untuk menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik dan berkarakter Islami.
Apresiasi Peserta
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari para peserta, salah satunya Wakakur MA SPM, Nailul Amal, SH, yang menyampaikan bahwa:
“Acara ini sangat penting dalam pengembangan pendidikan di lingkungan madrasah, sebab melalui kegiatan ini tenaga madrasah mendapat bimbingan terkait hal-hal konseptual serta teknis dalam pelaksanaan kurikulum, terutama dengan kehadiran Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta yang digagas oleh Kementerian Agama. Dengan kegiatan seperti ini, tentu sangat memudahkan pendidik dalam penyusunan dokumen administratif pendidikan baik di level madrasah maupun guru.”
Penutup
Kegiatan Bimtek ini juga dirangkaikan dengan pelantikan pengurus MGMP tingkat MA se-Aceh Besar, sebagai upaya memperkuat jaringan profesionalisme guru dan penguatan sistem kolaborasi antarmadrasah. Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat Kemenag Aceh Besar, Ketua K2MA, para widyaiswara BDK Aceh, serta perwakilan masmedia.