
Muhadharah Akbar 2026: Membangun Keberanian, Kepemimpinan, dan Peradaban melalui Kekuatan Kata
- Posted by Syamsul Bahri
- Categories Berita
- Date 1 May 2026
Dayah Samudera Pasai Madani (DSPM) kembali menggelar kegiatan tahunan Muhadharah Akbar 2026 dengan tajuk “The Great Oration & Scientific Debate Festival” pada Jum’at, 1 Mei 2026 bertempat di Mushalla Al-Muttaqin, DSPM. Kegiatan ini menjadi wadah strategis dalam mengasah kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta daya pikir kritis para santri.
Mengusung tema “Spirit Idul Adha: Building Faith, Sacrifice, Leadership and Civilization”, acara ini tidak hanya menghadirkan kompetisi pidato, tetapi juga debat ilmiah yang melibatkan santri dalam suasana akademik yang inspiratif. Salah satu keunikan kegiatan ini adalah pelaksanaan pidato dalam empat bahasa, yaitu Bahasa Indonesia, Arab, Inggris, dan Aceh, sebagai bentuk penguatan kompetensi global dan lokal santri.
Dalam sambutannya, Wakil Pimpinan I menegaskan bahwa muhadharah bukan sekadar perlombaan, melainkan sarana penting untuk melatih keberanian, kepemimpinan, serta kemampuan memengaruhi orang lain melalui kekuatan kata-kata (the power of speech). Ia juga menyampaikan bahwa seni berbicara di depan publik memiliki kekuatan yang luar biasa, bahkan mampu menginspirasi, membangkitkan semangat, dan mengubah masyarakat.
Lebih lanjut, para santri didorong untuk memanfaatkan berbagai program strategis yang tersedia di Dayah Samudera Pasai Madani, termasuk muhadharah, sebagai bekal penting dalam menghadapi tantangan masa depan.
Kegiatan ini dinilai oleh dewan juri yang kompeten, yaitu Ustadz Fadhil Ismi, S.E., M.Ak, Ustadz Khairul Azmi, S.Sos., S.Pd, dan Ustadzah Salsabila, S.Pd., yang memberikan penilaian berdasarkan aspek isi, penyampaian, serta kekuatan argumentasi peserta.
Ustaz Fadhil Ismi menyampaikan beberapa harapan dan masukan untuk pengembangan kemampuan berbicara para santri ke depan, di antaranya:
- Perlunya inovasi dalam latihan public speaking santri dengan memperkenalkan berbagai teknik berbicara, seperti impromptu speech, ambassador speech, dan seller speech. Melalui variasi metode tersebut, diharapkan potensi serta karakter berbicara setiap santri dapat lebih tergali dan berkembang secara maksimal.
- Santri juga diharapkan mulai diperkenalkan dengan keterampilan berbicara sebagai konten kreator yang tetap mengedepankan etika, adab, serta struktur penyampaian yang menarik. Dakwah melalui media sosial dinilai sebagai strategi yang efektif di era digital, sekaligus berpotensi menjadi sarana pengembangan kreativitas dan peluang penghasilan.
Adapun para pemenang dalam kegiatan Muhadharah Akbar 2026 adalah sebagai berikut:
- Juara 1 Pidato: Averroes Zakia Harsa
- Juara 2 Pidato: Amru Muhammad Aufa
- Juara 3 Pidato: Fadya Khairunnisa
- Juara Terfavorit: Delia Farzana Filza
- Best Speaker: Ajyal Faza
Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri semakin percaya diri dalam berbicara, santun dalam berbahasa, serta cerdas dalam berargumentasi, sejalan dengan motto kegiatan: “Sebaik-baik ucapan adalah yang singkat dan bermakna.”
Muhadharah Akbar 2026 menjadi bukti komitmen Dayah Samudera Pasai Madani dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu, tetapi juga mampu menyampaikan gagasan secara efektif dan berpengaruh dalam kehidupan bermasyarakat.



